
Kapasitas pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona baru (Covid-19) diragukan usai membebaskan operasional transportasi darat, laut, dan udara di masa PSBB dan larangan mudik.
Keraguan tersebut disampaikan anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Eem Marhumah. Ia tak yakin pemerintah bisa mengawasi seluruh orang yang hendak bepergian.
“Belum lagi dalam tataran implementasinya. Apakah pemerintah memiliki sumber daya manusia yang cukup untuk melakukan pemeriksaan berbagai dokumen perjalanan yang disyaratkan?†ujar Eem kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (7/5).
Eem menilai, saat ini masyarakat masih banyak yang pergi ke luar rumah maupun mudik secara diam-diam. Adanya syarat akan dilakukan pemeriksaan hanya membuat rumit dalam implementasinya.
“Kalau dengan pembatasan yang ketat seperti beberapa waktu lalu (tapi) masih ada pemudik yang lolos pemeriksaan, lantas bagaimana pemerintah akan melakukan pemeriksaan dalam situasi yang mulai dilonggarkan seperti ini?†bebernya.
“Hal tidak logis seperti inilah yang membuat masyarakat menilai pemerintah tidak jelas, membingungkan, dan penuh kegamangan,†tandasnya.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.