Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Aziz Syamsuddin kepada wartawan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).
"Ya tentu bukan hanya corona kan banyak juga penyakit demam berdarah (DBD), perlu ditangani secara detail," ujar Aziz Syamsuddin.
Menurut dia, Kementerian terkait dan aparatur Daerah mesti segera melakukan langkah antisipatif untuk mencegah wabah DBD yang juga tidak kalah mengancam keselamatan warga negara.
"Terlihat dari demografi dan geografis indonesia, tentu perlu juga dukungan dari Kementerian dan aparat daerah dan sebagainya," demikian Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini.
Sekadar informasi, data Kementerian Kesehatan menunjukkan jumlah kasus DBD di Indonesia sudah menembus angka 16 ribu, pada periode Januari hingga awal Maret 2020 tersebut.
Dari jumlah tersebut, 100 jiwa meninggal dunia.
"Kasus (DBD) 16.099 dengan (jumlah) kematian 100 untuk nasional," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Senin (9/3) lalu.