Jogo Jawa Timur, Khofifah Ingatkan Parpol Pakai 'GPS' Menuju Pilkada 2020

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/diki-trianto-1'>DIKI TRIANTO</a>
LAPORAN: DIKI TRIANTO
  • Jumat, 06 Maret 2020, 22:33 WIB
Jogo Jawa Timur, Khofifah Ingatkan Parpol Pakai 'GPS' Menuju Pilkada 2020
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di tengah para tokoh Golkad di Musda X Golkar/Istimewa
rmol news logo Seluruh partai politik diimbau bisa menjadi promotor dalam menjaga komitmen 'Jogo Jawa Timur' menjelang pesta demokrasi Pilkada serentak 2020 yang akan digelar di 19 Kabupaten Kota di Jawa Timur.

Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat hadir dalam Musyawarah Daerah X Partai Golkar Provinsi Jawa Timur 2020 di Hotel Utami, Sidoarjo, Jumat (6/3).

Sebagai partai yang akan mengusung kandidat, Golkar dan parpol lain diharapkan menempatkan kondisi ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat menjadi patokan arah atau GPS menuju Pilkada yang aman, damai, dan kodusif.

"Ada sinyal-sinyal yang sebaiknya dijadikan GPS bersama," jelas Khofifah.

Tak lupa, ia juga menyinggung penelitian yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) serta data Kementerian Agama yang menyoroti toleransi dan politisiasi SARA yang harus diantisipasi jelang Pilkada.

"Jangan sampai dua hal ini (toleransi dan politisasi SARA) menjadi permasalahan yang bisa menganggu persaudaraan dan persatuan kita. Sebaliknya, toleransi harus terus dipupuk dan dikuatkan, persaudaraan antargolongan, antarumat beragama serta antarsuku harus terus dijaga," tutur mantan Menteri Sosial RI ini.

"Partai Golkar dan juga partai politik yang lain, kami harapkan menjadi bagian yang terus bersinergi mewujudkan tujuan bersama ini,” tambahnya.

Kondusifitas suatu wilayah penting karena merupakan salah satu faktor dari kemajuan perekonomian. Keberadaan Golkar yang sarat pengalaman tentunya memiliki pengaruh besar bagi kehidupan masyarakat hingga akar rumput.

"Golkar punya tugas dan peran menjaga harmoni dan toleransi beragama di Indonesia khususnya di Jawa Timur, sehingga kondusivitas dan kohesivitas di Jatim bisa terus terjaga. Ini bisa terwujud jika kita semua bisa bergandengan tangan menjaga harmoni dan toleransi," pungkas Khofifah.

Musyawarah Daerah X Partai Golkar Jatim Tahun 2020 diselenggarakan 5-7 Maret 2020 dan dihadiri beberapa tokoh nasional, di antaranya Akbar Tanjung dan Nurul Arifin. Musda ini melibatkan 350 kader dari seluruh Jatim. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA