Kebijakan tersebut diambil guna mengantisipasi masuknya wabah virus corona dari para jamaah. Kebijakan itu pun dihargai dan dihormati oleh Presiden PKS Sohibul Iman.
“Kita menghormati ya, karena mereka juga ingin melindungi negaranya dan rakyatnya tentu kita hormati,†ujar Sohibul kepada
Kantor Berita Politik RMOL saat ditemui di area car free day, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Minggu (1/3).
Namun demikian, Sohibul Iman mendesak agar pemerintah Arab Saudi realistis dan terbuka dengan Indonesia. Artinya, Arab Saudi harus memberi kepastian kapan akan membuka kembali pintu warga negara Indonesia untuk umrah ke tanah suci.
Terlebih, jamaah dari Indonesia merupakan yang terbanyak dibandingkan negara-negara lain.
“Berikan dulu kepastian, kira-kira kapan umrah ini akan dibuka kembali,†tambahnya.
Selain itu, Sohibul juga meminta otoritas Arab Saudi memberikan kemudahan bagi jamaah umrah yang sudah mendarat di Arab Saudi.
BERITA TERKAIT: