Mereka yang mendaftar di Kantor DPP PAN, Jakarta yakni Asman Abnur, Drajad Wibowo, dan Mulfachri Harahap. Sementara, petahana Zulkifli Hasan direncanakan mendaftar di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Dengan peta bursa caketum ini, pengamat politik dari Universitas Syarif Hidayatullah UIN Jakarta, Adi Prayitno melihat potensi pertarungan tidak begitu sengit.
"Setidaknya itu yang tampak di permukaan," kata Adi Prayitno saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (9/1).
Prediksi Adi itu dianalisis dengan membandingkan kapasitas yang dimiliki tiga orang bakal caketum baru dengan petahan Zulkifli Hasan.
Di mana dosen Komunikasi Politik ini melihat Zulhas lebih memiliki keistimewaan tersendiri jika dibandingkan dengan tiga orang penantangnya, yaitu pernah menjadi Ketum.
"Ia petahana yang mendapat dukungan mayoritas DPW dan DPD. Sementara penantang pergerakannya belum terlihat signifikan untuk memengaruhi DPD dan DPW," ugnkapnya.
Oleh karena itu, Adi Prayitno berkesimpulan bahwa Zulhas akan lebih mudah menonsolidasikan konstituen suaranya di pemilihan nanti.
"Zulhas cukup terbuka untuk menang," pungkas Adi Prayitno.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: