Jaga Semangat Reformasi, PKS Tolak Masa Jabatan Presiden Ditambah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Selasa, 26 November 2019, 15:23 WIB
Jaga Semangat Reformasi, PKS Tolak Masa Jabatan Presiden Ditambah
Sohibul Iman dan pimpinan MPR/Net
rmol news logo PKS dengan tegas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden dan wakil presiden. Penegasan itu disampaikan langsung Presiden PKS Sohibul Iman di hadapan pimpinan MPR yang berkunjung ke Kantor PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (26/11).

Penolakan PKS, kata Sohibul didasarkan pada semangat menjaga reformasi dan demokrasi. Di mana keduanya menghendaki pembatasan kekuasaan, bukan memperbesar.

“Agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan,” terangnya.

Selain itu, PKS juga menolak wacana mengenai pemilihan presiden dilakukan kembali oleh MPR. Bagi mereka, wacana ini merupakan langkah mundur dalam demokrasi Indonesia.

PKS tetap ingin presiden dan wakil presiden tetap dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilu.

“Jangan menghilangkan kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpinnya,” tutup Sohibul.

Turut hadir saat jumpa pers Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur wahid, Jazilul Fawaid, dan Arsul Sani. Kemudian, Sekjen DPP PKS Mustafa Kamal dan jajaran pengurus PKS lainnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA