Penolakan PKS, kata Sohibul didasarkan pada semangat menjaga reformasi dan demokrasi. Di mana keduanya menghendaki pembatasan kekuasaan, bukan memperbesar.
“Agar tidak terjadi penyalahgunaan kekuasaan,†terangnya.
Selain itu, PKS juga menolak wacana mengenai pemilihan presiden dilakukan kembali oleh MPR. Bagi mereka, wacana ini merupakan langkah mundur dalam demokrasi Indonesia.
PKS tetap ingin presiden dan wakil presiden tetap dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilu.
“Jangan menghilangkan kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpinnya,†tutup Sohibul.
Turut hadir saat jumpa pers Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur wahid, Jazilul Fawaid, dan Arsul Sani. Kemudian, Sekjen DPP PKS Mustafa Kamal dan jajaran pengurus PKS lainnya.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: