
Tujuh orang perwakilan buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) diterima Gubernur Anies Baswedan untuk berdialog di dalam kantornya, Rabu (30/10). KSPI melakukan aksi di depan gedung Balaikota DKI Jakarta untuk menolak rencana kenaikan upah yang kurang layak.
Ketua KSPI DKI Jakarta Winarso dan anggota buruh lainnya menemui Anies dengan ditemani Kepala Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta Andri Yansah.
Sebelum masuk ruangan Anies, Winarso mengatakan target buruh hari ini adalah harus ketemu dengan Anies Baswedan.
"Kami harus menyampaikan langsung apa yang menjadi tuntutan kami. Karena kami lihat bapak Anies ini sangat terbuka untuk masyarakat Jakarta. Siapapun diterima," ungkapnya, Rabu (30/10).
"Maka ada kejanggalan bila hari ini kami misalnya tidak diterima. Berarti kan ada sesuatu," sambungnya.
Aksi ini dilakukan guna menolak kenaikan upah minimal tahun 2020 sebesar 8,51 persen yang akan diteken Anies Baswedan.
Presiden KSPI, Said Iqbal pun sudah pernah menjelaskan bahwa kenaikan itu masih jauh dari angka kebutuhan hidup layak.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: