Begitu kata mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Nusantara yang melakukan aksi di Gedung KPK, Selasa (17/9).
Koordinator aksi, Rajul mengatakan, KPK belakangan menjadi alat kepentingan politik bagi Wadah Pegawai KPK. Oleh karenanya, sudah sepatutnya WP KPK dibubarkan.
"Kami meminta agar segera bubarkan dan kubur dalam-dalam WP KPK, karena mereka biang kegaduhan," tegas Rajuli.
Di sisi lain, massa menilai revisi UU KPK yang sudah disahkan DPR adalah modal bagi lembaga antirasuah untuk mengoptimalkan kinerja pemberantasan korupsi yang sebelumnya selalu dikritik.
"Revisi UU KPK harus kita kawal agar segera disahkan demi optimalisasi dan profesionalitas kinerja KPK semakin lebih baik ke depan," ujar Rajul.
"UU KPK disahkan maka KPK semakin kuat," kata Rajul.
Belasan massa ini juga meminta agar pimpinan KPK terpilih Irjen Firli Bahuri segera dilantik. Hal itu diyakini dapat semakin kuat dalam melakukan pencegahan dan penindakan kasus-kasus korupsi di Indonesia.
BERITA TERKAIT: