Ketum PAN Harus Darah Biru Dan Dekat Dengan Muhammadiyah

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 28 Agustus 2019, 16:28 WIB
Ketum PAN Harus Darah Biru Dan Dekat Dengan Muhammadiyah
Adi Prayitno/Net
rmol news logo Partai Amanat Nasional (PAN) sedang tidak kekurangan kader. Banyak di jajaran internal yang memiliki kompetensi untuk ditampilkan sebagai calon ketua umum pengganti Zulkifli Hasan.

Begitu kata pengamat politik dari Universitas Islam Negari (UIN) Adi Prayitno menanggapi kemunculan tiga sosok eksternal dalam bursa kandidat ketum PAN. Ketiga tokoh itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Bagi Adi, kemungkinan orang luar PAN memimpin sangat kecil. Menurutnya, partai berlambang matahari itu harus dipimpin orang yang berdarah biru. Selain itu, calon juga harus memiliki kedekatan emosional dengan organisasi Muhammadiyah.

“Harus darah biru seusai dengan warna jaketnya. Misalnya sebut saja kader atau mereka yang dekat dengan Muhammadiyah," jelasnya.

Dari berbagai kriteria tersebut, Adi menilai sosok yang tepat menjadi suksesor Zulhas adalah anak dari pendiri PAN Amien Rais, Hanafi Rais.

"Sebut saja ada anaknya Amin Rais. Saya kira secara sosok, mumpuni secara baik," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA