Pemindahan Ibukota Belum Cocok Disebut Rencana

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Rabu, 21 Agustus 2019, 03:17 WIB
Pemindahan Ibukota Belum Cocok Disebut Rencana
Fadli Zon/Net
rmol news logo Pemindahan ibukota baru dari DKI Jakarta ke Kalimantan telah secara resmi diumumkan Joko Widodo di hadapan para anggota DPR pada 16 Agustus lalu. Namun demikian, pemindahan pusat pemerintahan itu masih miskin narasi.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon bahkan menemukan argumen kuat tentang urgensi ibukota perlu dipindah. Dia juga belum mendapatkan gambaran proyeksi pusat pemerintahan baru yang dimiliki pemerintah.

“Kenapa ibukota perlu dipindah. Ada apa dengan Jakarta? Saya kira ini pertanyaan dasar yang belum dijawab sama sekali,” tegasnya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (20/8) malam.

Baginya, apa yang disampaikan Presiden Joko Widodo baru sebatas wacana. Pemindahan ibukota belum cocok disebut sebagai rencana.

Apalagi, tidak ada satupun dikumen yang disampaikan ke parlemen untuk mendukung gagasan besar tersebut. Rencana ini juga belum masuk dalam nota keuangan RAPBN 2020.

“Presiden juga belum mengajukan RUU terkait. Jadi ini masih wacana yang mentah,” sambungnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA