Anggap Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Tidak Penting, Pengamat: Kinerja Moeldoko Perlu Ditingkatkan Lagi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/jamaludin-akmal-1'>JAMALUDIN AKMAL</a>
LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL
  • Senin, 08 Juli 2019, 19:20 WIB
Anggap Rekonsiliasi Jokowi-Prabowo Tidak Penting, Pengamat: Kinerja Moeldoko Perlu Ditingkatkan Lagi
Moeldoko/NET
rmol news logo Daripada menyebut tak ada urgensi terkait rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo, Moeldoko seharusnya meningkatkan kinerjanya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).

Begitu kata Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio. Menurutnya komentar Ketua DPP Partai Golkar, Andi Sinulingga yang menyarankan Moeldoko untuk tidak banyak berkomentar dan lebih fokus dalam menjalankan tugasnya dinilai benar.

"Iya ada benarnya juga si Andi ngomong, karena KSP itu salah satu tugasnya adalah mengkomunikasikan jadi jembatanlah ya, jembatan perekat kabinet dengan Presiden salah satunya," ucap Hensat kepada Kantor Berita RMOL, Senin (8/7).

"Jadi bagaimana kabinet berorkestra secara komunikasi itu juga harus dilaksanakan oleh KSP, bagaimana mereka membantu presiden dan lain-lain," tambahnya.

Sehingga, Hensat menyarankan Moeldoko untuk meningkatkan kinerjanya sebagai KSP. Hal tersebut dikatakan Hensat karena melihat Presiden Jokowi sedang banyak beban terhadap isu nasional serta isu internasional.

"Nah sekarang juga kan presiden lagi pontang-panting nih menghadapi isu lokal di daerah, isu nasional dan tentunya isu-isu internasional gitu. Nah harusnya memang KSP lebih fokus ke sana, perlu ditingkatkan lagilah kinerjanya Pak Moeldoko," tandasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA