Ibukota Negara Baru Harus Dipastikan Tidak Ulangi Persoalan Jakarta

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 30 April 2019, 09:53 WIB
Ibukota Negara Baru Harus Dipastikan Tidak Ulangi Persoalan Jakarta
Anggota Komisi II DPR, Ahmad Baidhowi/RMOL
rmol news logo . Wacana memindahkan ibukota negara dari DKI Jakarta ke luar Pulau Jawa merupakan rencana lama dan harus disambut baik jika betul akan segera direalisasikan.

"Memindahkan ibukota merupakan sebuah keinginan lama, jika sekarang ada keberanian justru bagus," ujar Anggota Komisi II DPR, Ahmad Baidhowi kepada wartawan sesaat lalu, Selasa (30/4).

Politisi PPP yang akrab disapa Awiek ini menyebutkan, beban Jakarta selama ini sudah sangat berat karena menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis.

"Sehingga yang terjadi beban Jakarta sangat berat. Macet menjadi sangat akut di Jakarta, bajir pun begitu," ungkapnya.

Meski begitu, lanjut Awiek, perlu kajian mendalam terkait penetapan dan penataan ibukota baru. Hal ini guna menghindari terulangnya persoalan lama terutama macet.

"Harus dibarengi dengan kajian mendalam termasuk menyiapkan rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) agar tidak mengulang kesalahan Jakarta," tukasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA