Ustaz Abdulrahman selaku panitia menjelaskan, acara ini merupakan bentuk penanaman spirit keislaman di tengah-tengah arus globalisasi sekaligus bertujuan menjaga ukhuwah islamiyah dan persaudaraan sesama umat muslim.
Tema acara yang diangkat masih tentang “Menjaga Ukhuwah Islamiyah Dengan Tidak Menyebarkan Berita-Berita Bohongâ€.
"Kita menyadari bahwa begitu pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dalam menangkal sumber-sumber kabar bohong atau fitnah yang resisten terjadinya perpecahan antar umat," ujar Abdulrahman.
Sementara itu, Muhammad Simun selaku pimpinan Majelis Nurul Iman saat mengisi tausyiah menjelaskan bahwa sebagai umat muslim wajib hukumnya menjaga persaudaraan guna bersama-sama menciptakan suasana yang damai penuh hikmah.
Narasumber yang lain, KH. Nasrullah Rosid selaku Pimpinan Majelis Wanakib Rosidyah Poltangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan menegaskan bahwa prilaku orang yang suka menyebar kabar bohong atau fitnah adalah bagian dari tindakan tercela.
Turut hadir di antaranya pimpinan Majelis Ta'lim dan Ratib AS Syifa, ustaz Muhammad Teguh mengisi tausyiah bersama KH Fatur, ustaz Dadan, ustad Syrif dari Cibinong.
Acara ditutup dengan penyampaian doa dan sholawat bersama.
BERITA TERKAIT: