Jokowi Diharapkan Menaruh Perhatian Lebih Pada Pendidikan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/idham-anhari-1'>IDHAM ANHARI</a>
LAPORAN: IDHAM ANHARI
  • Kamis, 07 Maret 2019, 01:57 WIB
Jokowi Diharapkan Menaruh Perhatian Lebih Pada Pendidikan
Founder QM Financial, Ligwina Hananto/RMOL
rmol news logo . Diperkirakan pada tahun 2030 Indonesia memasuki periode emas. Dimana jumlah penduduk yang produktif 60-70 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Maka pendidikan harus menjadi perhatian khusus bagi Joko Widodo jika terpilih kembali sebagai Presiden.

Begitu pandangan Founder QM Financial, Ligwina Hananto saat menjadi pembicara talk show Rabu Satu bertajuk "Pendidikan dan Ketenagakerjaan" di Kopi Politik, Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan, Rabu (6/3).

"Isunya kan sekarang adalah kalau nanti bekerja ada 60-70 persen dari jumlah populasi yang akan mendekati 300 juta apakah mereka punya pekerjaan? Apakah tersedia lapangan pekerjaannya?" kata Ligwina.

Maka dengan demikian, kata dia, yang perlu disiapkan adalah pendidikan.

Ligwina yang memiliki latarbelakang perencana keuangan ini berpendapat, selain pendidikan formal pendidikan financial juga tidak kalah penting, sebab, jika setiap orang bisa merencanakan keuanganya maka pada 2030 bisa menjadi salah satu faktor untuk mensukseskan Indonesia Emas.

Ligwina melihat, sejauh ini support pemerintah melalui UMKM kreatif melalui Badan Ekonomi Kreatif telah memberikan dampak yang cukup signifikan khususnya melakui program yang dia jalankan.

"Yang aku tahu UMKM kreatif itu sudah ada lewat Badan Ekonomi Kreatif dan itu kelihatan banget yang aku kerjain saja itu 1.800 kota ya program aku," pungkasnya. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA