Â
Begitu yang disampaikan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/3).
Â
Dia menjelaskan bahwa hal tersebut mengarah pada intoleransi.
Â
Untuk mengatasi konflik tersebut, Dedi mengatakan pihaknya sudah menyiapkan langkah-langkah pencegahan.
Â
Selain itu, kepolisian juga akan melakukan penindakan tegas terhadap individu-individu yang provokatif atau terlibat konflik.
Â
"Penegakan hukum juga dilakukan juga diantisipasi dengan langkah-langkah preemtif dan preventif,†kata Dedi.
Â
Tercatat, beberapa kali bentrokan terkait kampanye politik terjadi di Jogja. Seperti kegiatan capres nomor urut 02, Prabowo Subianto di Yogyakarta yang diwarnai kericuhan di luar gedung. Diduga ada penyusup yang memprovokasi massa pro Prabowo di kawasan Jalan Magelang Km 4,5, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Â
Kemudian pada Januari lalu, juga terjadi kericuhan usai acara 'Deklarasi Jogja Dukung Jokowi'. Polisi menerima laporan peristiwa itu melibatkan kelompok peserta dengan kelompok lain.
**
BERITA TERKAIT: