Pengamat: Kritik Cak Anam Pertegas NU Ingin “Main Dua Kaki"

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 28 Februari 2019, 00:35 WIB
Pengamat: Kritik Cak Anam Pertegas NU Ingin “Main Dua Kaki"
Pangi Syarwi Chaniago/Net
rmol news logo Kritik mantan Ketua Umum Gerakan Pemuda Anshor Jawa Timur, Choirul Anam (Cak Anam) atas pengusungan mantan Rais Aam NU KH Maruf Amin sebagai calon wakil presiden mempertegas dugaan bahwa NU ingin "main dua kaki" di Pilpres 2019.

Begitu kata analis politik dari Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (27/2).

Menurutnya, perbedaan pandangan di tataran struktur NU lumrah terjadi. Bahkan hal tersebut sudah pernah terjadi sebelumnya.

"Kalau kita mencermati, itu NU itu dari dulu memang nggak mau ‘main satu kaki'. Mereka ingin memang ‘main dua kaki’. Jadi nggak ada resiko. Itu yang pertama. Siapapun yang menjadi presiden, NU yang menang banyak gitulah kira-kira," katanya.

Buktinya, sambung Pangi, pada Pemilu 2014 lalu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mendukung Prabowo Subianto. Tapi di satu sisi, Kiai Said membebaskan warga NU untuk memilih calon pemimpinnya.

"Said Aqil Siradj dukung Prabowo tahun 2014 kita tahu itu, tapi di bawah-bawahnya kan dukung Jokowi," tekannya.

Cak Anam mengatakan bahwa NU mengalam pelemahan secara organisasi. Hal itu lantaran capres petahana, Joko Widodo menarik Ketua Rais Aam PBNU KH Maruf Amin sebagai cawapres.

Posisi Maruf sebagai cawapres, sambungnya, turut membuat internal PBNU bergejolak dan akhirnya terseret dalam muatan politis yang dalam. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA