Inilah Bocoran Potensi Kecurangan Dari Eks Komisioner KPU

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/faisal-aristama-1'>FAISAL ARISTAMA</a>
LAPORAN: FAISAL ARISTAMA
  • Senin, 25 Februari 2019, 15:50 WIB
Inilah Bocoran Potensi Kecurangan Dari Eks Komisioner KPU
Chusnul Mariyah/RMOL
rmol news logo Salah satu cara untuk menginventarisir potensi kecurangan adalah dengan cara mengawasi penyelenggara Pemilu itu sendiri.

Selain itu, perusahaan pemenang pencetak surat suara tak kalah penting untuk diawasi.

Demikian disampaikan mantan Komisioner KPU 2004 Chusnul Mariyah di sela-sela diskusi Pojok Jubir bertajuk "Menginventarisir Potensi Kecurangan di  Pilpres 2019" di Media Center Prabowo-Sandi, Kebyoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/2).

"Yang paling penting, penyelenggara (Pemilu) amanah atau tidak," kata Chusnul.

Termasuk, lanjut Chusnul, aturan tentang Pemilu itu sendiri. Ia juga menekankan masalah form C1, C1 Plano, dan C7.

"Manipulasi, kecurangan bisa dilihat juga dari aturan Pemilu. Coba dicek peraturan KPU pada hari H penghitungan Pilpresnya di depan atau di belakang," ujar Chusnul mewanti-wanti.

"Kemudian juga formulir C1, C1 Plano, dan C7. Berapa lama c1 yang di-scan KPU pusat ini berapa lama? misalnya," sambungnya.

Narasumber lain yang hadir Dewan Pakar BPN Prabowo-Sandi Betty Nurbeiti dan Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Pipin Sopian.[wid]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA