Jokowi pun mempersilakan pihak yang sangsi untuk mengukur sendiri.
Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanggapi tidak sulit sebetulnya memverifikasi akurasi data Jokowi tersebut.
"Saya pikir itu gampang saja untuk dilihat, untuk dihitung nilai investasi jalan itu per kilometer itu berapa," ujar Sekjen PAN, Eddy Soeparno kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (22/2).
Di awal debat pada Minggu (17/2) lalu, Jokowi menyebutkan, biaya pembangunan jalan desa secara masif itu berasal dari dana desa yang digelontorkan dalam tiga tahun senilai total Rp 187 triliun.
"Dana yang digelontorkan berapa, tidak mungkin
dong kalau seluruh dana desa digelontorkan untuk membangun jalan desa saja," kata Eddy.
"Pasti ada sarana dan prasarana lainnya juga, saya kira itu hitung-hitungannya tidak sulit untuk dapat diverifikasi," terangnya.
[wid]