"Ada banyak data disampaikannya. Sayangnya, sebagian besar data tersebut ternyata bermasalah, bahkan ngawur, karena tak sesuai dengan fakta dan kenyataan," kata politisi senior Gerindra itu di akun Twitter
@fadlizon, Selasa (19/2).
Misalnya, soal klaim konflik agraria. Jelas Fadli, selama empat tahun pemerintahan Jokowi, dia justru mencatat jumlah konflik agraria melonjak drastis, bahkan jauh lebih tinggi dari konflik agraria yang terjadi selama 10 tahun pemerintahan Presiden SBY.
Merujuk data yang dihimpun Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), sepanjang 10 tahun kekuasaan SBY jumlah konflik agraria tercatat "hanya" 1.391 kasus di seluruh wilayah Indonesia. Sementara, selama 4 tahun pemerintahan Jokowi, telah terjadi sedikitnya 1.769 konflik agraria.
Pembangunan infrastruktur menempati urutan ketiga penyebab konflik agraria, sesudah sektor perkebunan dan pertambangan.
"Jadi, ngibul saja kalau diklaim tak ada konflik agraria dalam 4,5 tahun terakhir," ujar Fadli.
[rus]
BERITA TERKAIT: