PILPRES 2019

Ahok Gantikan Maruf Amin, Tidak Serta Merta Kuatkan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-kiflan-wakik-1'>AHMAD KIFLAN WAKIK</a>
LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK
  • Selasa, 12 Februari 2019, 09:37 WIB
Ahok Gantikan Maruf Amin, Tidak Serta Merta Kuatkan Jokowi
Jokowi-Maruf Amin/Net
rmol news logo . Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok kembali menjadi perbincangan perihal dia bakal menggantikan Maruf Amin sebagai Wakil Presiden jika kelak pasangan Jokowi-Maruf Amin menang dalam Pilpres 2019.

Namun, sebagian pihak sangsi dengan isu tersebut bakal terealisasi. Termasuk kubu pendukun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Cara gantiin Pak Maruf bagaimana? kecuali yang bersangkutan meninggal" ujar Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).

Meski begitu, Renanda tidak dapat memisahkan pendukung loyalis Ahok yang juga perlu diperhitungkan secara pasar politik khususnya elektoral.

"Soal 'pasar' Ahok saya rasa dia punya fans tersendiri. Khususnya dari kelompok keturunan tionghoa dan non muslim," jelasnya.

Hanya saja, Renanda meyakini kalaupun Jokowi dan koalisinya bisa mengganti Maruf dengan Ahok, hal ini tidak serta merta menguatkan Jokowi.

Menurutnya, sudah bukan rahasia umum jika Jokowi memilih Maruf untuk menggaet suara kelompok pemilih muslim. Tentu, hal ini akan berbanding terbalik jika sewaktu-waktu Ahok mendampingi Jokowi.

"Kita semua tahu alasan Jokowi gandeng Maruf Amin, yaitu ingin meraih kelompok yang agak minim dukungannya ke Jokowi, yaitu kelompok kanan alias Muslim," demikian Renanda. [jto]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA