Namun, sebagian pihak sangsi dengan isu tersebut bakal terealisasi. Termasuk kubu pendukun Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
"Cara gantiin Pak Maruf bagaimana? kecuali yang bersangkutan meninggal" ujar Wakil Sekjen Partai Demokrat, Renanda Bachtar kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (12/2).
Meski begitu, Renanda tidak dapat memisahkan pendukung loyalis Ahok yang juga perlu diperhitungkan secara pasar politik khususnya elektoral.
"Soal 'pasar' Ahok saya rasa dia punya fans tersendiri. Khususnya dari kelompok keturunan tionghoa dan non muslim," jelasnya.
Hanya saja, Renanda meyakini kalaupun Jokowi dan koalisinya bisa mengganti Maruf dengan Ahok, hal ini tidak serta merta menguatkan Jokowi.
Menurutnya, sudah bukan rahasia umum jika Jokowi memilih Maruf untuk menggaet suara kelompok pemilih muslim. Tentu, hal ini akan berbanding terbalik jika sewaktu-waktu Ahok mendampingi Jokowi.
"Kita semua tahu alasan Jokowi gandeng Maruf Amin, yaitu ingin meraih kelompok yang agak minim dukungannya ke Jokowi, yaitu kelompok kanan alias Muslim," demikian Renanda.
[jto]
BERITA TERKAIT: