Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal menyampaikan kedatangan tim gabungan tersebut guna menunjukan sinergi antar lembaga dan upaya responsif atas kejadian ini.
“Kan di media sudah banyak diduga pelaku adalah WNI,†kata Iqbal.
Meskipun, sambung Iqbal, sampai detik ini belum ada yang bisa mengkonfirmasi langsung maupun secara ilmiah melalui DNA atas keterlibatan WNI dalam peristiwa tersebut
“Tunggu saja nanti akan disampaikan ke publik,†pungkas Iqbal.
Seperti diberitakan, Kepolisian Filipina (PNP) belum merilis bukti keterlibatan warga negara Indonesia (WNI) dalam pengeboman sebuah gereja di Pulau Jolo, Philipina. Peristiwa itu terjadi pada 27 Januari lalu.
Tapi berdasarkan catatan KBRI Manila, informasi keterlibatan WNI dalam aksi bom bunuh diri dan serangan teror telah beberapa kali disampaikan pemerintah Philipina kepada media massa. Meski, tudingan itu tidak didasari pembuktian dan hasil investigasi.
[hta]
BERITA TERKAIT: