Begitu disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto saat menghadiri Rapat Pimpinan TNI Polri di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (29/1).
"Marilah kita manfaatkan Pemilu ini sebagai pesta demokrasi, bukan sebagai ajang konflik, bukan sebagai suatu kesempatan untuk saling membenci, menjelekkan, menista, bukan. Tapi saling berkompetisi untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas ke depan nanti," tekan Wiranto.
Di sisi lain, tambah Wiranto, aparat TNI dan Polri dianggap mampu menyelenggarakan keamanan pada pesta demokrasi Pilkada serentak 2015, 2017 dan 2018.
Dengan pengalaman itu, diharapkan dapat ditransfer dalam menghadapi ajang Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif 2019 pada 17 April mendatang.
"Saya yakin pengamanan itu bisa membekali prajurit kita TNI Polri untuk dapat tetap netral, menetralisir berbagai ancaman-ancaman, berbagi hambatan dalam rangka pengamanan Pemilu 2019," ujar Wiranto.
[rus]
BERITA TERKAIT: