Petisi Netralitas TNI-Polri Tanda Ketidakberesan Rezim

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Senin, 28 Januari 2019, 19:44 WIB
Petisi Netralitas TNI-Polri Tanda Ketidakberesan Rezim
Petisi Pilpres Jujur, Netral, dan Adil/RMOL
rmol news logo Petisi yang disuarakan para purnawirawan TNI-Polri menjadi bentuk adanya ketidakberesan dalam rezim pemerintahan saat ini.

Demikian disampaikan mantan Kepala Polda Metro Jaya Komjen (Purn) Sofjan Jacoeb dalam deklarasi Petisi Pilpres Jujur, Netral, dan Adil di Kediaman Komjen (Purn) Nugroho Djayusman, Kemang, Jakarta, Senin (28/1).

"Petisi artinya ada yang tidak beres. Rezim ini sudah keterlaluan, rezim ini sudah tidak benar. Saya sampaikan segala cara ditempuh, menggunakan menteri, Badan Intelijen Negara, Polri untuk memenangkan segala cara," beber Sofjan Jacoeb.

Menurutnya, jika bercermin dengan aksi Reuni Akbar Mujahid 212 beberapa waktu lalu seharusnya pemerintah berpikir ada apa kegiatan besar itu digelar. Paling tidak rasa ketidakadilan masyarakat yang sudah terusik.

"Sekali lagi kami melawan, kami berjuang karena Allah. Saya ingin perubahan, saya mengatakan dan kembalikan untuk harta saya untuk berjuang. Waktu sudah mendekat, kata kuncinya ada di Go Prabowo-Sandi (GPS)," jelas Sofjan Jacoeb. [wah]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA