Demikian disampaikan Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (25/1).
"Saya yakin bukan itu tujuan kritik Pak @Pak_JK terkait infrastruktur," kata dia lewat akun Twitter
@Dahnilanzar.
Baca:
Lewat Kritik LRT, JK Terkesan Ingin Permalukan Jokowi
JK mengkritik pembangunan LRT Jabodebek yang dinilai tidak efisien. Biaya pembangunan moda transportasi melalui rel melayang (elevated) itu sangat mahal mencapai Rp. 500 miliar per kilometer.
Tidak hanya itu, JK yang juga politisi senior Golkar mengkritik pembangunan LRT Palembang dan LRT Makassar yang dinilai tidak tepat dan cermat.
Menurut Dahnil, kritikan JK itu hanya sekedar mengingatkan agar tidak menjadi masalah besar di kemudian hari.
"Beliau hanya ingin memastikan Indonesia tidak terjebak pada pembangunan yang salah arah, dan meninggalkan beban berat bagi masa depan anak cucu," tutup mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.
[rus]
BERITA TERKAIT: