PROYEK LRT

BPN Prabowo-Sandi Tidak Yakin JK Ingin Permalukan Jokowi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ruslan-tambak-1'>RUSLAN TAMBAK</a>
LAPORAN: RUSLAN TAMBAK
  • Jumat, 25 Januari 2019, 10:45 WIB
BPN Prabowo-Sandi Tidak Yakin JK Ingin Permalukan Jokowi
Wakil Presiden M. Jusuf Kalla/Net
rmol news logo . Tidak mungkin Wakil Presiden M. Jusuf Kalla ingin mempermalukan atasannya Presiden Joko Widodo terkait kritik pembangunan kereta ringan light rail transit (LRT) di Indonesia.

Demikian disampaikan Koordinator Jurubicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak, Jumat (25/1).

"Saya yakin bukan itu tujuan kritik Pak @Pak_JK terkait infrastruktur," kata dia lewat akun Twitter @Dahnilanzar.

Baca: Lewat Kritik LRT, JK Terkesan Ingin Permalukan Jokowi

JK mengkritik pembangunan LRT Jabodebek yang dinilai tidak efisien. Biaya pembangunan moda transportasi melalui rel melayang (elevated) itu sangat mahal mencapai Rp. 500 miliar per kilometer.

Tidak hanya itu, JK yang juga politisi senior Golkar mengkritik pembangunan LRT Palembang dan LRT Makassar yang dinilai tidak tepat dan cermat.

Menurut Dahnil, kritikan JK itu hanya sekedar mengingatkan agar tidak menjadi masalah besar di kemudian hari.

"Beliau hanya ingin memastikan Indonesia tidak terjebak pada pembangunan yang salah arah, dan meninggalkan beban berat bagi masa depan anak cucu," tutup mantan ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah ini. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA