"Minimal kita butuh 25 persen caleg perempuan Golkar yang duduk di parlemen," ujar Ketua DPP Golkar Hetifah Sjaifudian dalam diskusi di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu (23/1).
Dia menjelaskan, selain untuk mendulang suara partai, keberadaan caleg perempuan penting untuk menyuarakan kepentingan-kepentingan yang tidak dipahami kaum laki-laki.
"Yang paham apa yang dibutuhkan wanita tentunya adalah dari kalangan wanita sendiri. Masalahnya keterwakilan perempuan di parlemen terbilang kurang," kata Hetifah.
Lalu, bagaimana supaya keterwakilan perempuan dari Golkar bisa banyak di pemilu nanti.
"Tentunya warga kan juga harus mengenal siapa calonnya. Maka memang caleg wanita jangan kalah geraknya dari para bapak-bapak," beber Hetifah yang juga anggota Komisi X DPR RI.
[wah]
BERITA TERKAIT: