Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto mengatakan, evaluasi secara total harus dilakukan menyusul banyaknya pesawat milik maskapai penerbangan itu yang mengalami kecelakaan.
"Jika memang diperlukan, Lion Air pantas diganjar (hukuman) berat," ujar Andrianto saat berbincang dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (30/10).
Namun, aktivis mahasiswa 1998 ini tampaknya tidak yakin ada sanksi berat apalagi penutupan terhadap Lion Air.
Pasalnya, Rusdi Kirana, pemilik Lion Air merupakan salah satu politisi partai pendukung pemerintah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dia juga disebut-sebut sebagai penyokong Presiden Joko Widodo.
Rusdi Kirana bahkan dipilih Presiden Jokowi menjadi Duta Besar Indonesia untuk Malaysia. Sebelumnya dia menjabat anggota Dewan Pertimbangan Presiden.
"Yang miris ada tangan-tangan kekuasan di Lion Air. Para petinggi Lion Air penyokong Jokowi," pungkas Andrianto tanpa merinci.
[rus]
BERITA TERKAIT: