Jawa Timur menjadi penentu dalam gelaran Pilpres mendatang.
Faktornya adalah aspek jumlah pemilih dan persebaran peta kekuatan politik di Jawa.
Pakar komunikasi politik Universitas Airlangga (unair), Suko Widodo mengatakan, titik sentral pertarungan elektoral kedua bakal calon pasangan yakni Joko Widodo dan Prabowo Subianto adalah berebut pengaruh di Pondok Pesantren.
"Pondok pesantren masih akan menjadi area yang dianggap punya daya kekuatan politik. Minimal akan dijadikan klaim kekuatan,†jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (7/9).
Sebagaimana diketahui bahwa peta jumlah pemilih bahwa di Pulau Jawa dan Madura terdapat sekitar kurang lebih 53-56 persen pemilih dari seluruh Indonesia.
Sementara persebaran kekuatan selama ini, Jabar, Banten dan DKI —- peta pilgub dimenangkan kekuatan yang lebih dekat berafiliasi pada koalisi kekuatan Prabowo. Jateng dan DIY — cenderung afiliasi ke kekuatan Jokowi.
“Maka Jawa Timur akan menjadi area yang kompetitif sekali,†tambahnya.
[jto]
BERITA TERKAIT: