"Itu sudah kami cek di Bea Cukai dan lainnya, tidak ada itu ratusan ribu KTP-el yang digunakan warga asing untuk ikut pemilu, yang ada hanya berapa belas lembar untuk kejahatan keuangan," ujar Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali di Komplek DPR, Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (27/8).
Menurutnya, isu itu selalu 'digoreng' oleh oknum-oknum tertentu untuk memperkeruh suasana menjelang pemilu.
"Sekarang ada lagi nih isu itu beredar, rajin benar orang itu mengedarkan isu itu," bebernya.
Amali menyatakan, pihaknya terus berkoordinasi baik dengan KPU maupun Kemendagri untuk memastikan penggunaan KTP-el secara benar menjelang pemilu.
Untuk warga yang belum memiliki KTP-el seperti yang banyak tersebar di Papua dan Papuan Barat, Komisi II sudah memastikan akhir tahun ini rampung.
"Laporan dari Kemendagri tinggal 4 persen lagi, itu targetnya sesuai undang -undang harus selesai tahun ini," pungkas politisi Partai Golkar tersebut.
[fiq]
BERITA TERKAIT: