"Saya kira wajar saja," ujar Sekjen PKB, Abdul Kadir Karding di Kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/8).
Karding menyebut, apa yang dikatakan Ma'ruf adalah hal wajar mengingat dia merupakan salah satu pendiri dan pernah menjadi pimpinan di PKB.
Kalaupun dipahami secara kontekstual, Karding meminta imbauan Ma'ruf Amin dipahami secara menyeluruh yaitu, Ma'ruf menyampaikan ujarannya itu saat berkunjung ke Kantor DPP PKB.
"Karena kan ketika di PPP juga menyampaikan, bahwa saya (Ma'ruf) ini pernah menjadi anggota DPRD dari PPP," jelasnya
Dalam satu kunjungannya ke Kantor PKB, Ma'ruf mengimbau NU untuk kembali kepada kendaraan awal yaitu PKB. Hal ini pun cukup menyita perhatian. Pasalnya, posisi Ma'ruf adalah bakal cawapres yang diusung sembilan partai politik yang salah satunya adalah PKB.
"
Ruju'ul nahdliyin ilal PKB (orang NU balik ke PKB), rujuk, kenapa? karena PKB
mathiyatun nahdliyin (kendaraannya orang NU). PKB didirikan itu untuk kendaraannya orang NU. Jadi orang NU yang masih numpang di kendaraan orang lain ya balik," ujar Ma'ruf Amin.
[lov]
BERITA TERKAIT: