"Demokrasi bersih yang kita harapkan telah tercederai oleh aksi money politic yang diduga dilakukan Sandi," ujar Koordinator Forum Pengawal Demokrasi Bersih, Mahmud Walid saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (15/8).
Mahmud menengaskan, agar penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dapat menindak tegas dugaan mahar politik yang dilakukan oleh bacawapres Sandiaga Uno.
"Kita akan lapor Bawaslu, saya harap bisa ditindak tegas," tambahnya.
Proses penjaringan bakal cawapres koalisi parpol pendukung Prabowo Subianto sempat diwarnai dengan info mahar politik sebesar Rp 1 triliun.
Informasi mengenai transaksi mahar tersebut disampaikan Wakil Sekjen Partai Demokrat, Andi Arief.
Dia menyebut PKS dan PAN masing-masing menerima Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno.
Uang diserahterimakan oleh Sandiaga Uno sebagai bayaran atas pengusungan dirinya sebagai cawapres Prabowo Subianto.
[jto]
BERITA TERKAIT: