Akar rumput yang tersebar di 24 provinsi telah mengamini instruksi dari Ketua Umum PBNW Hj Siti Raihanun Zainuddin itu. Meski tak sedikit juga yang berharap Jokowi bisa lebih teliti dalam memilih cawapres agar bisa diterima seluruh kader.
Seperti Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan (PWNW) Provinsi NTB, yang ingin agar pendamping Jokowi nanti merupakan orang yang bersih dari masalah hukum. Sekretaris Umum PWNW NTB, TGH Fakhrurrazi Dahlan berharap agar cawapres Jokowi itu tidak sedang dalam penyelidikan kasus hukum, utamanya menyangkut kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Kami dari organisasi NW menginginkan agar Pak Jokowi mengambil calon wakilnya orang yang berpengalaman, berintegritas, bisa diterima semua kalangan, dan tidak berurusan dengan masalah hukum,†ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
NW, sambungnya, siap memberikan catatan-catatan atas rekam jejak (track record) dengan melibatkan KPK dan PPATK dalam menjaring kandidat cawapres, sehingga pasangan yang didapat Jokowi benar-benar pantas dan layak.
Meski demikian, Fakhrurrazi menilai bahwa semua itu kembali kepada Jokowi sendiri. NW yakin Jokowi memiliki kriteria maupun acuan dalam menentukan pasangannya.
“Kita tunggu saja siapa yang akan di pilih beliau. Yang jelas NW tetap komitmen mendukung Jokowi dua periode. Itu sudah menjadi keputusan final dalam Mukernas NW 2017 lalu,†tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: