Aroma Perang Isu Akan Semakin Kental Di Pilpres 2019

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Selasa, 22 Mei 2018, 16:45 WIB
Aroma Perang Isu Akan Semakin Kental Di Pilpres 2019
M Qodari/RMOL
rmol news logo Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 diprediksi aroma perang isu akan semakin kental. Hal tersebut, menjadi salah satu tujuan untuk menggiring masyarakat menentukan pilihannya.

“Isu-isu ini akan mempengaruhi pilihan masyarakat, jadi bukan lagi kepada tokoh,” kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa, (22/5).

Beberapa isu aktual yang menyangkut petahana misalnya seperti Jokowi antek asing, aseng, dan pendukung PKI disurvei oleh Indo Barometer. Begitu juga isu aktual seperti TKA, utang luar negeri, keagamaan, 2030 NKRI Bubar, dan gerakan 2019 ganti presiden.

“Misalnya ada yang yakin Jokowi sebagai antek asing, mayoritas pilihannya presidennya jatuh ke Prabowo Subianto pertama,” beber Qodari.

Hingga aktor di balik layar terhadap sebuah isu misalnya gerakan 2019 ganti presiden, Indo Barometer juga menyurveinya.

“Mayoritas menjawab Prabowo Subianto sebagai penggagasnya, sedangkan Mardani Ali Sera urutan ke sekian,” pungkasnya.

Pengumpulan data dilakukan pada 15-22 April 2018 di 34 Provinsi, dengan wawancara tatap muka responden menggunakan kuisioner. Metode yang digunakan adalah multistage random sampling.

Jumlah sampel 1.200 responden dengan margin of error 2,83 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen. [fiq]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA