"Kehadiran atau niat kehadiran dia (Trump) di Yerusalem pasti akan menimbulkan polemik atau pro kontra," ujar politisi Golkar yang disapa Bamsoet itu kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Kamis (3/5).
Bamsoet pun mengimbau kepada masyarakat Indonesia yang sama-sama memperjuangkan kemerdekaan Palestina untuk menahan diri dan menyikapi rencana Trump dengan kepala dingin.
"Terpenting adalah perdamaian secara permanen dari konflik di Yerusalem," tukasnya.
Wacana pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv, Israel ke Yerusalem mengemuka pada akhir Desember tahun lalu. Hanya saja, pemerintah AS menunda pemindahan tersebut seiring kerasnya kecaman masyarakat dunia.
[wid]
BERITA TERKAIT: