OSO: Oposisi Jangan Terlalu Banyak Didengerin

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 26 April 2018, 17:08 WIB
OSO: Oposisi Jangan Terlalu Banyak Didengerin
Oesman Sapta Odang/RMOL
rmol news logo . Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menyikapi dingin kritikan oposisi terhadap penerapan Perpres 20/2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA).

"Oposisi itu jangan terlalu banyak didengerin, karena namanya juga oposisi," ujar OSO sapaan akrabnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/4).

OSO menyebutkan kalau saja oposisi melakukan suatu gerakan yang membawa manfaat dan membangun karakter bangsa, tentu dia akan sepakat.

"Tapi kalau oposisi mendiskreditkan dan memfitnah, rakyat juga enggak bodoh. Pegang hati nurani, pasti akan ketemu aslinya," jelas ketua DPD ini.

Perihal usulan dua Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah yang mengusulkan pembentukan tim angket Perpres TKA, OSO tegas menolaknya.

"Saya bukan belain tenaga kerja asing, tapi itu enggak benar," tegasnya. [rus]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA