Koordinator Joman Immanuel Ebenezer mengatakan telah menyiapkan tagar tandingan. Tagar itu diberi nama #2019TetapJokowi.
Berbeda dengan tagar #2019GantiPresiden, tagar ini tidak hanya bergerak di dunia maya. Tapi juga menjadi gerakan di dunia nyata untuk mendukung kemenangan Jokowu di Pilpres 2019 mendatang.
"Kita bukan pemain media sosial, karena media sosial tak bisa menentukan pemilihan. Yang menentukan pilihan itu rakyat. Kenapa kita coba deklarasikan ini, ini bentuk sikap kita para militan Jokowi melakukan perlawanan," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (21/4)
Selain itu, gerakan ini juga akan fokus menangkal informasi bohong alias hoax yang menyerang Jokowi. Termasuk, mengantisipasi adanya intimidasi terhadap para pendukung Jokowi.
"Jelas kita ingin juga melakukan perlawanan terhadap berita bohong, dan intimidasi-intimidasi yang dilakukan oleh kelompok-kelompok penghamba kekerasan dan penghamba uang," ujar Immanuel.
Meski begit Immanuel memastikan bahwa gerakan ini akan dilakukan tanpa hard power. Sementara Jawa Barat menjadi target pertama yang akan disasar gerakan #2019TetapJokowi.
"Kita akan melakukan penggorganisasisan di kampung-kampung, tingkat RT dan semuanya. Pertama jelas di Jawa Barat," ungkap Immanuel.
[sam]