Sekjen PDIP Minta SBY Jelaskan Maksud Kicauan Hukum Rimba

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 19 April 2018, 00:39 WIB
Sekjen PDIP Minta SBY Jelaskan Maksud Kicauan Hukum Rimba
Twitter SBY/Net
rmol news logo PDIP meminta Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan maksud dari kicauan di Twitter yang ada hukum rimba di Pilpres 2019.

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menilai seharusnya SBY bisa memahami bahwa demokrasi Indonesia dilandaskan pada hukum dan keyakinan atas demokrasi Pancasila.

"Sehingga tentu saja Pak SBY dapat menjelaskan lebih lanjut apa yang beliau maksudkan," ujarnya.

Demokrasi, kata Hasto, bukan sekadar untuk mencari kekuasaan semata. Untuk itu, hukum rimba yang dimaksudkan SBY harus dijelaskan supaya tidak mengaburkan makna demokrasi itu sendiri.

"Jadi kekuasaan bukan segala-galanya bagi PDIP. Karena itu lah, mari wujudkan demokrasi yang damai, demokrasi yang sehat, demokrasi yang jurdil, dan rakyat sebagai hakim tertinggi di situ," jelasnya.

SBY dalam kicauannya menyatakan harapan agar Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019 berlangsung aman, tertib, jujur dan adil. Dia ingin gerlaran pesta demokrasi ini tidak diwarnai kampanye-kampanye hitam dan pembunuhan karakter.

"Semoga yang berlaku bukan hukum rimba. Yang kuat pasti menang dan yang lemah pasti kalah, tak perduli salah atau benar," tulis SBY dalam cuitannya. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA