"Kalau kita biarkan ini akan hancur lagi, hanya akan menguntungkan pemodal di Jakarta bahkan luar negeri saja," ujar Bambang Soesatyo di Depan Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (10/4).
Politisi partai Golkar yang sapa dipanggil Bamsoet ini mengungkapkan bahwa para pemodal memang sengaja membiayai para Calon kepala Daerah sebelum Pilkada agar kelak kebijakan yang dibuatnya akan menguntungkan pemodal.
"Para pemodal ini suda melakukan ekspansi ke daerah-daerah, memodali calon kepala daerah yang berpotensi namun tidak punya uang terutama di daerah-daerah yang mengandung banyak tambang dan perkebunan, nanti saat mereka menang Pilkada, kebijakan dari para kepala daerah tersebut tentu akan lebih menguntungkan para pemodal ini," ujar Bamsoet.
Usulan revisi ulang Pilkada Langsung sendiri juga tidak dilihatnya sebagai revisi yang berpihak terutama kepada Koalisi Presiden Joko Widodo yang diketahui memperoleh kursi terbanyak di DPR dan DPRD tersebut.
"Sebetulnya gini, kita tidak berfikir usulan revisi ini akan menguntungkan satu kelompok atau koalisi tertentu saya memikirkan ini untuk keuntungan masyarakat dan rakyat, jadi untuk kepentingan bangsa ini," demikian Bamsoet.
[mel]
BERITA TERKAIT: