"Tidak mungkin hashtag itu menjadi bola salju seperti sekarang kalau pemerintah itu tidak bersalah. Artinya banyak yang tidak puas dengan pemimpin saat ini," kata politisi PKS Mardani Ali Sera di Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (9/4).
Menurut Mardani,
social movement ini sebagai bentuk ekspresi masyarakat karena memandang pemimpin saat ini banyak mengingkari janji.
Sebanyak 66 janji Jokowi saat Pilpres 2014 hanya beberapa saja yang terpenuhi, sebagian besar nihil. Sehingga tagar itu begitu menggema di masyarakat hingga pembuatan kaos.
"Kalau pemimpin menepati janji pasti tidak ada gerakan masyarakat dalam bentuk tagar ini," pungkas Wakil Ketua Komisi II tersebut.
[rus]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: