Ketua Forum Wakil Rektor Prof. Dr. H. Syamsu Rizal menyatakan pihaknya sangat menyesalkan pernyataan Arteria yang memberi kritik terhadap Kementerian Agama dengan tidak konstruktif.
Pernyataan kasar Arteria dinilai telah mengabaikan etika serta budaya bangsa.
"Krtitik Arteria Dahlan yang menggunakan diksi mengarah pada ujaran kebencian mestinya tidak dilakukan oleh anggota dewan yang terhormat. Kata 'bangsat' yang dialamatkan kepada Kemenenag, jelas-jelas tidak mendidik generasi millenial anak bangsa," ujar Syamsu dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (30/3).
Selain mendesak MKD, pihaknya juga meminta PDIP memberikan teguran keras kepada Arteria atas perilaku yang dianggap telah menghina Kemenag sebagai instutusi negara.
Masyarakat juga ikut dihimbau masyarakat untuk tidak lagi memilih Arteri sebagai wakil rakyat pada pemilu 2019.
"Kami meminta kepada Arteria untuk meminta maaf kepada Menteri Agama RI dan seluruh ASN Kemenag se- Indonesia atas ucapan yang tidak senonoh itu melalui media massa baik cetak maupun elektronik," tutup Syamsu.
[nes]