Sebagai seorang Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo pasti tetap cenderung memilih maju sebagai capres atau pun
King Maker, meski ditawarkan uang Rp 15 triliun yang infonya dari pengusaha utusan Istana.
Hal itu sebagaimana diutarakan peneliti dari Indo Survei dan Strategy, Karyono Wibowo dalam perbincangan dengan
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis malam (29/3).
"Opsinya ada dua. Pertama kalaupun maju Prabowo tetap sebagai calon presiden dan tak mungkin jadi cawapres Jokowi," jelas dia.
Baca: Ada Info, Prabowo Dijanjikan Rp 15 Triliun Kalau Mau Jadi Cawapres Jokowi"Kalaupun tidak maju, dia akan jadi
King Maker dan memilih sosok yang dianggap paling dekat atau mewakili suara-suara pemilihnya," sambung Karyono.
Dia melanjutkan, apabila benar memilih menjadi
King Maker, Prabowo dirasa akan mendukung duet Anies Baswedan dan Jenderal Gatot Nurmantyo.
"Mengapa demikian? Karena dua sosok ini paling dekat irisannya dengan pemilih Prabowo. Para pemilih Prabowo yang cenderung merupakan Islam garis keras pasti akan memberikan dukungan," demikian Karyono.
[sam]
BERITA TERKAIT: