Imparsial: Demokrasi Kita Masih Paradoks

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Minggu, 25 Maret 2018, 14:42 WIB
rmol news logo Koalisi Masyarakat Sipil menyampaikan seruan jelang Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019. Koalisi berharap kontestasi berlangsung tanpa politik SARA dan intoleransi.

"Pemilu adalah etalase demokrasi di suatu negara. Kalau masih banyak yang menggunakan politik SARA, intoleransi bahkan anti demokrasi dan Pancasila, ini jadi pertanyaan," kata Ardimanto dari Imparsial dalam konferensi pers di Gedung LBH Jakarta, Minggu (25/3).

Ardi mengungkapkan saat ini masih ada calon yang menjual isu SARA dan tak sedikit yang menumbuhkan semangat intoleransi.

"Mereka seakan merasa diakomodir. Jadi kalau begini terus pemilu dan pelaksanaan demokrasi kita masih paradoks," ungkapnya.

Pihaknya pun meminta Bawaslu agar proaktif terhadap gejala-gejala seperti ini. Pilkada DKI 2017 lalu, menurutnya, menjadi preseden buruk penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

"Tentunya masyarakat sendiri diminta untuk lebih cerdas dalam hal ini," pungkasnya.[dem]

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA