"Kami bersama TNI sudah berkomitmen untuk netral. Kepada seluruh jajaran kami seluruhnya sudah ditekankan soal netralitas ini,†tegas Tito dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi III DPR di gedung Nusantara II Senayan, Jakarta, Rabu (14/3).
Bahkan kata Tito, untuk menjaga netralitas selama pesta demokrasi, Kapolda dan jajarannya dilarang untuk selfie dengan pasangan calon.
Kendati ia tidak memungkiri suka ada kecolongan karena tidak tahu yang mengajak selfie itu peserta Pilkada.
"Saya saja juga pernah kecolongan. Ada orang minta
selfie dengan saya di Bidakara ternyata itu paslon di daerah," bebernya.
Imbasnya terjadi pemelintiran di media sosial seolah-olah polisi mendukung salah satu paslon Pilkada.
[wid]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: