"Kemungkinan poros ketiga sangat mungkin, apalagi jika kepentingan Demokrat, PAN, dan PKB tidak terakomodir di dua poros yang ada," ujar pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan Emrus Sihombing kepada
Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (13/3).
Selain itu, sambung Emrus, ketiga partai itu juga bisa mempercantik diri melalui pembentukan poros baru tersebut. Artinya, posisi tawar Demokrat, PAN, dan PKB di mata kedua poros yang ada bisa semakin naik.
"Mereka bisa mempercantik diri supaya bisa dilamar. Bargain politik mereka menjadi naik," urai Emrus.
Jika poros ini terbentuk, Emrus menilai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar paling cocok diusung sebagai capres. Sementara pendamping yang tepat untuk Cak Imin adalah Ketua Komando Tugas Bersama (Korgasma) Pemenangan Pemilu Nasional Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Sedangkan PAN bisa isi sejumlah posisi strategis setelah poros ini berkuasa," tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: