Warga muslim Ghouta yang menjadi korban serangan militer Suriah mendapat sorotan dunia, termasuk parlemen Indonesia.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait tragedi kemanusiaan di Ghouta, dalam Sidang Paripurna ke-19 DPR sudah membahas mengenai hal tersebut.
Ketua DPR RI Bambang Soesanto yang membuka Sidang Paripurna menyatakan pemerintah mesti mengambil sikap tegas dan mendorong dunia internasional melalui PBB untuk mengambil langkah menghentikan tragedi kemanusiaan tersebut.
"DPR menyampaikan keprihatinan atas jatuhnya banyak korban yang sebagian besar rakyat sipil terutama anak-anak dan perempuan," ujar Bambang di gedung DPR, (5/3).
Bambang juga menyatakan bahwa DPR RI meminta PBB memberikan bantuan kemanusiaan dan menyelamatkan warga sipil yang menjadi korban.
"DPR juga meminta pemerintah untuk menjamin keamanan dan keselamatan WNI dan Staf KBRI yang bertugas di Ghouta," ujar Bambang.
[nes]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: