Begitu tutur mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo saat menghadiri dialog dan Kuliah Subuh bertema “Membangun dan Mewarnai Indonesia" yang bertempat di Masjid Agung Al-Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta, Sabtu (3/3) pagi.
"Karena kita tinggal di Indonesia inilah yang dapat menggambarkan bagaimana Islam yang membawa rahmat dan kasih sayang kepada umat semesta alam," ujarnya.
Atas alasan itu, ia meminta kepada umat Islam Indonesia untuk menyimpan segala perbedaan yang ada dan lebih menonjolkan persatuan bangsa.
"Kita ini Islam rahmatan lil’alamin. Jadi mari tunjukan bahwa kita benar-benar Islam yang damai. Simpan perbedaan tonjolkan persatuan. Mari bersama-sama satukan hati untuk indonesia," tukasnya.
Selain Gatot, Kuliah Subuh yang merupakan rangkaian milad YP Al-Azhar ke-66 ini juga dihadiri oleh Ketua Pembina YP Al Azhar, Jimly Asshiddiqie
Dalam kesempatan ini, Jimly Assiddiqie menjelaskan bahwa jumlah umat muslim di Indonesia saat ini adalah 87 persen dari total jumlah penduduk. Untuk itu ia meminta agar umat Islam Indonesia tidak semena-mena terhadap minoritas.
“Kita sebagai umat yang mayoritas janganlah semena-mena dengan agama lain yang cuma 13 persen,†tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: