Ketum Muhammadiyah: Ujaran Kebencian Di Medsos Bukan Akhlak Mulia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ade-mulyana-1'>ADE MULYANA</a>
LAPORAN: ADE MULYANA
  • Kamis, 01 Maret 2018, 16:49 WIB
Ketum Muhammadiyah: Ujaran Kebencian Di Medsos Bukan Akhlak Mulia
Haedar Nashir/Net
rmol news logo Polisi menangkap anggota Muslim Cyber Army (MCA) yang menyebarkan berita bohong (hoax). Apa respons Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir?

"Muhammadiyah dengan fikih informasi meyakini bahwa tiap ujaran kebencian dan penyalahgunaan medsos dengan motif apapun menunjukkan bukan akhlak mulia. Ini sangat bertentangan dengan prinsip Muhammadiyah," ujar Haedar, Kamis (1/3).

Hal itu disampaikan Haedar ketika ditemui selepas menghadiri Talkshow dan MoU Filantropi Pemberdayaan Umat yang dilakukan oleh Tahir Foundation bersama Muhammadiyah dan UGM di Graha Sabha Pramana UGM.

Haedar mengatakan media sosial merupakan relasi baru, sebagian belum siap dan dewasa dalam menanggapinya.

Menurut dia, persoalan terkait ini harus ditangani oleh pemerintah yang dalam hal ini adalah Menkominfo, yang harus semakin canggih dalam mengatasi penyebaran ujaran kebencian di media sosial.

Tentunya, kata dia, Muhammadiyah akan menyumbangkan peran.

"Muhammadiyah akan terus mengedukasi masyarakat agar tidak memproduksi dan mudah terprovokasi oleh ujaran kebencian," kata Haedar seperti dilansir muhammadiyah.or.id.[dem]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA