Begitu terang Sekjen DPP PSI Raja Juliantoni menanggapi isu berkembang mengenai orang dekat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam struktur PSI.
"Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi, tidak perlu juga ditutupi. Dokumen itu adalah dokumen publik. Dokumen itu sudah menyebar dari dulu," ujarnya kepada
Kantor Berita Politik RMOL, sesaat lalu, Rabu (28/2).
"Jauh hari akta notaris dengan struktur lengkap sudah disebar untuk mengurus Surat Keterangan Terdafatar (SKT) di kantor kecamatan dan Kesbangpol seluruh Indonesia," lanjutnya.
Toni, begitu ia disapa, bahkan mengaku aneh saat isu tentang Sunny sebagai pengurus PSI ini mencuat ke publik. Menurutnya, semua ini terjadi lantaran ada pihak yang mulai terancam dengan keberadaan PSI.
"Mungkin banyak pihak yang mulai khawatir dengan keberadaan PSI? Ada yang mulai nggak suka PSI dicintai rakyat," tukasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: