Elektabilitas Rendah, Nurul Arifin Ragukan Objektivitas Survei CIGmark

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widian-vebriyanto-1'>WIDIAN VEBRIYANTO</a>
LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO
  • Selasa, 26 Desember 2017, 11:11 WIB
Elektabilitas Rendah, Nurul Arifin Ragukan Objektivitas Survei CIGmark
Nurul Arifin/Net
rmol news logo . Bakal Calon Wakil Kota Bandung, Nurul Arifin tidak terima dengan hasil survei yang dirilis CIGmark Research & Consulting beberapa waktu lalu. Menurutnya, survei yang menempatkan elektabilitasnya di urutan keempat terlalu subjektif.

"Saya pikir itu nggak apa-apa. Banyak unsur subjektivitas," kata Nurul seperti diberitakan RMOLJabar, Selasa (26/12).

Sementara, pendamping Nurul di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Bandung 2018, Chairul Yaqin Hidayat dengan tegas menyatakan tidak percaya sepenuhnya dengan lembaga survei yang merilis elektabilitas figur-figur di Pilwalkot Bandung.

"Terus terang saya nggak percaya sepenuhnya," tegas Rully sapaan akrabnya.

Menurut Rully, lembaga yang melakukan survei menjelang pilkada memiliki banyak tujuan. Baik itu murni semata untuk mengetahui kondisi terkini peta politik, hingga survei tersebut pesanan seseorang untuk mengangkat salah satu calon.

"Jangan dilihat survei itu langsung dipercaya," ucap Rully.

Dalam survei CIGmark, nama Nurul Arifin yang hanya memiliki elektabilitas 5,5 persen. Dia kalah dari Oded M Danial di urutan puncak dengan 27,3 persen. Menyusul di posisi dua dan tiga, Ayi Vivananda, M Farhan yang terpaut cukup jauh yakni 8,1 dan 8 persen. [ian]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA