Begitu dikatakan Ketua DPD Partai Golkar Nusa Tenggara Timur, Melkiakes Laka Lena dalam diskusi 'Mengukur Peluang Calon Kepala Daerah Partai Golkar pada Kontestasi Pilkada 2018' di Kopi Oey, Jakarta Selatan, Selasa (14/11).
"Kita akan memasuki Pilkada 2018 yang kondisinya saat ini tidak bagus, ketum kita Pak Novanto saat ini sedang sibuk mengurus masalah di KPK," ujarnya.
Melkias menyebut kondisi tidak nyaman di internal partai justru terjadi saat partai berlambang beringin ini tengah berpotensi memenangkan pilkada di banyak daerah bahkan dapat mengusung calon tanpa perlu koalisi.
Menurutnya, pada Pilkada 2018 di 171 daerah, sebanyak 29 daerah diantanya Partai Golkar bisa mengusung sendiri.
Untuk menjaga potensi besar itu, ia meminta DPP Partai Golkar untuk mulai memperhitungkan suara-suara pemilih pemuda dan perempuan supaya potensi yang ada tidak hilang sia-sia.
"Segmen anak muda dan perempuan ini harus mulai diperhitungkan," tukasnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: