Begitu tegas Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X usai dilantik kembali menjadi Gubernur DIY di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/10).
Menurutnya, Yogyakarta tidak memungkinkan menjadikan sektor tanaman sebagai kekuatan baru. Ini karena luas tanah yang dimiliki DIY terbatas.
"Sehingga kami mencoba Pantai Selatan itu bisa menjadi kekuatan baru. Jadi sesuai dengan strategi maritim kita harapkan pengembangan bahari," jelasnya.
Nantinya, pembangunan Pantai Selatan tidak hanya sebatas membuat fasilitasi untuk pendaratan kapal, pengadaan kapal. Tapi juga mensosialisasikan agar masyarakat DIY bisa berbudaya maritim.
"Jadi budaya maritim itu yang selama ini sudah ada sebagai dasar filosofi atau budaya masyarakat di Jawa itu saya kira itu perlu dibangkitkan kembali, dihidupkan kembali, bisa menjadi kekuatan baru," sambung Sultan.
[ian]
BERITA TERKAIT: